Jumat, 17 Januari 2014

Tari Tradisional Jepang
Ada dua jenis Jepang tari tradisional: Odori, yang berasal dari periode Edo, dan Mai, yang berasal di bagian barat Jepang. Odori tumbuh dari Kabuki drama dan lebih berorientasi ke arah sentimen laki-laki. Mai secara tradisional dilakukan di sebuah kamar Jepang, bukan di panggung. Ia dipengaruhi oleh Noh Drama.
Sebuah variasi gaya Jepang Mai tari adalah Kyomai atau Kyoto Dance Style. Kyomai dikembangkan di abad ke-17 Tokugawa periode budaya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh keanggunan dan kecanggihan dari perilaku yang sering dikaitkan dengan Istana Kekaisaran di kyoto.


TARI BON ODORI

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiqB4gzCFBv9979FEemRRO_OR6ji9XzWka7w7Oxj7-5yX8Gbdm3NCZJ4zxFIqxkrEEfm22TVMAw-Vi4bp_SVoZpZWskMjj2bLvZ0-jOInNa4zxmnNppHU7LLWsuVhXo2H9P_q4v05yH7fz/s320/bon+odori.jpg

"Bon Odori" dalam bahasa Jepang. Orang-orang menari Tari Bon selama Bon Festival, yang diselenggarakan setiap musim panas di kabupaten dan lingkungan di setiap kota di Jepang.
Bon minggu diadakan pada bulan Agustus setiap tahun, dan Obon, seperti yang sering dikenal, terus selama sekitar satu minggu. Bon berarti 'menyambut nenek moyang dan memegang jiwa upacara peringatan bagi mereka. Selama Bon, kadang-kadang semua sanak keluarga berkumpul dan mengadakan upacara peringatan untuk nenek moyang mereka, dan mencerminkan dan bernostalgia. Praktek ini berasal dari tradisi Buddhis Cina, perpaduan sinergis dari kepercayaan Buddha dan pemujaan leluhur. 

TARI NIHON BUYO

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYP7DnwiRsTWy7sExXvZt2jfFzAoD334Ks5YcjSpH1elqJzlR3l3RaaJJZd9CmOduUzv_Mg6BKapC1Mx_dao0J2jMbC9oK6huMw8UtjLE4mHoP6AL-DJU-f3yCkEquEbXJnIDAXxT_lh00/s320/nihon+buyo.jpg

Nihon buyō (日本舞踊, tari Jepang) adalah terjemahan bahasa Jepang untuk istilah bahasa Inggris Japanese dance. Istilah "buyō" pertama kali diperkenalkan oleh budayawan Tsubouchi Shōyō dan Fukuchi Genichirō yang yang mengacu pada dua kelompok besar tari klasik Jepang: mai () dan odori ().
Mai adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan seluruh bagian telapak kaki yang tidak pernah diangkat melainkan diseret-seret (suriashi), walaupun kadang-kadang ada juga gerakan menghentakkan kaki. Gerakan tari bisa dilakukan dengan berputar di dalam ruang gerak yang sempit atau seluruh panggung sebagai ruang gerak. Jenis-jenis tari yang tergolong ke dalam Mai: Kagura, Bugaku, Shirabyōshi, Kusemai, Kōwakamai, Noh (Nōgaku), Jiutamai.
Odori adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan kaki yang dapat bergerak bebas disertai hentakan kaki untuk mengeluarkan suara, ditambah gerakan tangan yang disesuaikan dengan ritme musik. Nenbutsu Odori dan Bon Odori merupakan contoh tari Jepang yang disebut Odori.




 

macam macam tarian mancanegara

1. Tari Katkhali dan Odissi (India)

Di india tarian muncul sebaagai pendamping untuk bentuk kesenian yang lain seperti puisi, musik, dan teater.
Tarian di India merupakan unsur gabungan dari nritta, nritya, dan Natya.Nritta merupakan unsur yang berupa gerakan dan tidak berarti apapun.Nritya adalah suatu ekspresi yang mendampingi gerakan. Dan Natya adalah ekspresi tari yang sesuai dengan sejarah.
Dalam mengekspresikan Natya, penari harus mengetahui kisah dibalik tarian yang akan dibawakannya. Setiap tarian di India mewakili sebuah kisah-kisah yang mengangkat kehidupan, etika, dan kepercayaan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfAssYJToke8EPi5FqHRi_GUbAHSMAV2grhjRNHcvz3Y14O0dcnZDbIWkAhRYqoZeXqdwqxVVMC2CxSYEJtyWzD5eGGhpuOX9BMHVClcrfbaGiTtIN2svM5Z_C1I4533b134NkDDTLt08J/s320/m.jpg

Katkhali adalah tarian yang dicirikan dengan gerakan yang cepat dan berputar.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfbIyZApnE8T99akYE4phD9GmuC8K69w6aRreQ1ToBPFebPcBfXLeKWpbBXkRK99mmWZhyphenhyphendLSqv0s7VMvWY-5U0cKgxAHq-Z9QSz6lwtVVqMpiqFM1OEy2vF8Mde2mv9w2rmQyr5GralMP/s320/m.jpg


Tari Odissi merupakan perkembangan tarian di India yang mewakili sebuah ekspresi kebaktian. Kesenian ini sangat dipertahankan di semua tempat-tempat suci di India.Karakteristik tarian ini terletak pada defleksi pinggul, sikap berdiri dalam tarian, desain gerakan tangan, gerakan putar tubuh yang mengalir, juga pose patung yang terkandung dalam gerakan tarian. 

 t

Tidak ada komentar:

Posting Komentar