Tari
Tradisional Jepang
Ada dua jenis Jepang
tari tradisional: Odori, yang berasal dari periode Edo, dan Mai, yang berasal
di bagian barat Jepang. Odori tumbuh dari Kabuki drama dan lebih berorientasi
ke arah sentimen laki-laki. Mai secara tradisional dilakukan di sebuah kamar
Jepang, bukan di panggung. Ia dipengaruhi oleh Noh Drama.
Sebuah variasi gaya
Jepang Mai tari adalah Kyomai atau Kyoto Dance Style. Kyomai dikembangkan di
abad ke-17 Tokugawa periode budaya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh keanggunan
dan kecanggihan dari perilaku yang sering dikaitkan dengan Istana Kekaisaran di
kyoto.
TARI BON ODORI
"Bon Odori"
dalam bahasa Jepang. Orang-orang menari Tari Bon selama Bon Festival, yang
diselenggarakan setiap musim panas di kabupaten dan lingkungan di setiap kota
di Jepang.
Bon minggu diadakan
pada bulan Agustus setiap tahun, dan Obon, seperti yang sering dikenal, terus
selama sekitar satu minggu. Bon berarti 'menyambut nenek moyang dan memegang
jiwa upacara peringatan bagi mereka. Selama Bon, kadang-kadang semua sanak
keluarga berkumpul dan mengadakan upacara peringatan untuk nenek moyang mereka,
dan mencerminkan dan bernostalgia. Praktek ini berasal dari tradisi Buddhis
Cina, perpaduan sinergis dari kepercayaan Buddha dan pemujaan leluhur.
TARI NIHON BUYO
Nihon buyō (日本舞踊, tari Jepang) adalah terjemahan bahasa Jepang untuk istilah bahasa
Inggris Japanese
dance.
Istilah "buyō" pertama kali diperkenalkan oleh budayawan Tsubouchi
Shōyō dan Fukuchi Genichirō yang yang mengacu pada dua kelompok besar tari
klasik Jepang: mai (舞) dan odori (踊).
Mai
adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan seluruh bagian
telapak kaki yang tidak pernah diangkat melainkan diseret-seret (suriashi),
walaupun kadang-kadang ada juga gerakan menghentakkan kaki. Gerakan tari bisa
dilakukan dengan berputar di dalam ruang gerak yang sempit atau seluruh
panggung sebagai ruang gerak. Jenis-jenis tari yang tergolong ke dalam Mai:
Kagura, Bugaku, Shirabyōshi, Kusemai, Kōwakamai, Noh (Nōgaku), Jiutamai.
Odori
adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan kaki yang dapat
bergerak bebas disertai hentakan kaki untuk mengeluarkan suara, ditambah
gerakan tangan yang disesuaikan dengan ritme musik. Nenbutsu Odori dan Bon
Odori merupakan contoh tari Jepang yang disebut Odori.
macam macam tarian mancanegara
1. Tari Katkhali dan Odissi (India)
Di india tarian muncul sebaagai pendamping untuk bentuk kesenian yang lain seperti puisi, musik, dan teater.
Tarian di India merupakan unsur gabungan dari nritta, nritya, dan Natya.Nritta merupakan unsur yang berupa gerakan dan tidak berarti apapun.Nritya adalah suatu ekspresi yang mendampingi gerakan. Dan Natya adalah ekspresi tari yang sesuai dengan sejarah.
Dalam mengekspresikan Natya, penari harus mengetahui kisah dibalik tarian yang akan dibawakannya. Setiap tarian di India mewakili sebuah kisah-kisah yang mengangkat kehidupan, etika, dan kepercayaan.
Di india tarian muncul sebaagai pendamping untuk bentuk kesenian yang lain seperti puisi, musik, dan teater.
Tarian di India merupakan unsur gabungan dari nritta, nritya, dan Natya.Nritta merupakan unsur yang berupa gerakan dan tidak berarti apapun.Nritya adalah suatu ekspresi yang mendampingi gerakan. Dan Natya adalah ekspresi tari yang sesuai dengan sejarah.
Dalam mengekspresikan Natya, penari harus mengetahui kisah dibalik tarian yang akan dibawakannya. Setiap tarian di India mewakili sebuah kisah-kisah yang mengangkat kehidupan, etika, dan kepercayaan.
Katkhali adalah tarian yang dicirikan dengan gerakan yang cepat dan berputar.
Tari Odissi merupakan perkembangan tarian di India yang mewakili sebuah ekspresi kebaktian. Kesenian ini sangat dipertahankan di semua tempat-tempat suci di India.Karakteristik tarian ini terletak pada defleksi pinggul, sikap berdiri dalam tarian, desain gerakan tangan, gerakan putar tubuh yang mengalir, juga pose patung yang terkandung dalam gerakan tarian.
t




Tidak ada komentar:
Posting Komentar